Rahasia #3: Ketahuilah 6 tipe perusahaan yang berbeda

Menurut Peter Lynch, ada 6 jenis perusahaan yang dapat kita investasikan di pasar saham (mengetahui emiten mana yang dikategorikan sebagai tipe perusahaan yang mana, memungkin kita untuk menerapkan value investing):

  1. Slow growers. Paling tidak disukai. Sebelumnya dikategorikan sebagai fast growers, tapi pendapatan (earnings) dan harga saham sekarang hanya tumbuh di sekitar 2 – 4% per tahun.
  2. Stalwarts. Perusahaan yang tumbuh di kisaran 8 – 12% per tahun, bisa membantu mengurangi siklikalitas portofolio. Rata rata perusahaan yang masuk ke kategori stalwarts adalah perusahaan yang bagus kinerjanya.
  3. Fast growers. Salah satu tipe perusahaan favorit Peter Lynch. Biasanya perusahaan lebih kecil kapitalisasi pasarnya, dan tumbuh di kisaran 20 – 25% per tahun. Risiko proses kita terlibat berinvestasi ada di prosesnya. Kuncinya adalah di neraca dan profitabilitas yang kuat, dan mengetahui berapa kita harus membayar untuk perusahaan yang sedang bertumbuh relatif cepat, dan mengetahui kapan pertumbuhan ini akan melambat. Nothing grows forever.
  4. Cyclicals. Timing is everything. Ini adalah perusahaan yang kinerjanya baik, atau buruk, tergantung siklus ekonomi. Berbeda dengan fast grower yang bertumbuh dengan cepat, perusahaan di kategori cyclicals biasanya termasuk industri penerbangan, otomotif, dan perusahaan yang berhubungan langsung dengan komoditas (hint hint batubara dan minyak). Kuncinya disini untuk tidak membeli perusahaan cyclical di waktu siklus yang salah, karena mungkin saja butuh waktu bertahun tahun sampai mereka mulai menunjukkan performa yang bagus lagi. Mendeteksi tanda tanda bisnis lagi jatuh atau mulai bagus lagi adalah kuncinya.
  5. Turnarounds. Biasanya performanya berbeda dengan trend pasar secara umum, dengan demikian biasanya diperlukan riset yang lebih mendalam. Peter Lynch melihat perusahaan turnarounds sebagai perusahaan yang tidak dapat bertumbuh lagi, bukan sebagai perusahaan yang tumbuhnya melambat. Perusahaan turnarounds biasanya sudah terpukul oleh market karena alasan ini itu. Tapi ada potensi perusahaan untuk memutar arah kinerjanya.
  6. Asset opportunities. Ini adalah salah satu tipe perusahaan yang paling disukai karena mereka memiliki aset yang sering sekali diabaikan oleh “analis emiten”. Biasanya aset bisa berbentuk cash, real estat yang belum direvaluasi selama bertahun-tahun, atau hal hal lain seperti nilai merek yang dipegang perusahaan. Rajin rajinlah membaca catatan laporan keungan dari tahun ke tahun, siapa tau anda bisa menemukan the next MWAR (inside joke, join @analisafundamentalsaham di Telegram).
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s